vibemalam.com Pemerintah Korea Selatan semakin serius menggarap sektor pariwisata dengan pendekatan yang lebih inovatif. Salah satu langkah terbarunya adalah menetapkan lima kota sebagai pusat pengembangan pariwisata malam yang diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan global.
Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata bersama Organisasi Pariwisata Korea resmi memilih Busan, Daejeon, Gangneung, Jeonju, dan Jinju sebagai kota spesial yang akan difokuskan pada pengembangan aktivitas wisata di malam hari.
Strategi Baru: Menghidupkan Wisata Setelah Matahari Terbenam
Berbeda dengan konsep wisata konvensional yang berfokus pada aktivitas siang hari, Korea kini memperluas pengalaman wisata hingga malam. Langkah ini bertujuan memberikan fleksibilitas bagi wisatawan sekaligus memperpanjang durasi kunjungan.
Dua kota besar, Busan dan Daejeon, masuk dalam kategori destinasi berkelas internasional karena dinilai memiliki infrastruktur yang siap bersaing di tingkat global. Sementara itu, Gangneung, Jeonju, dan Jinju diproyeksikan sebagai kota berkembang yang akan menarik wisatawan domestik melalui daya tarik lokal yang unik.
Konsep “N.I.G.H.T” Jadi Fondasi Pengembangan
Program ini tidak sekadar menambah aktivitas malam, tetapi dibangun dengan konsep khusus bernama “N.I.G.H.T”, yang mencerminkan:
- New: menghadirkan suasana berbeda di malam hari
- Ingenious: menonjolkan keunikan lokal
- Global: menarik wisatawan internasional
- Helpful: mendorong ekonomi daerah
- Together: harmonisasi antara wisatawan dan masyarakat lokal
Konsep ini menunjukkan bahwa pariwisata malam bukan hanya hiburan, tetapi juga strategi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Bagian dari Tren Global Pariwisata
Pariwisata malam kini menjadi tren global karena menawarkan pengalaman berbeda, mulai dari festival cahaya, kuliner malam, hingga pertunjukan budaya. Korea melihat peluang ini sebagai cara untuk meningkatkan daya saing pariwisatanya.
Dengan tambahan lima kota ini, total sudah ada tujuh kota yang masuk dalam program pariwisata malam, termasuk Incheon dan Tongyeong yang telah lebih dulu ditetapkan sebelumnya.
Dorong Ekonomi dan Daya Tarik Wisata
Pengembangan wisata malam tidak hanya memperkaya pengalaman wisatawan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal, seperti bisnis kuliner, hiburan, dan event malam.
Langkah ini juga sejalan dengan ambisi Korea untuk terus meningkatkan jumlah wisatawan internasional dan memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata global yang dinamis dan inovatif.
